
Jumlah pulau itu hingga kini belum disahkan melalui peraturan Pemerintah. Padahal, hal ini memiliki implikasi sangat besar pada banyak aspek. Demikian dikemukakan Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) -dulu Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakorsurtanal)- Asep Karsidi.
Jumlah pulau itu, menurut Asep, diperoleh Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi yang melakukan survei mulai tahun 2007 hingga 2010. Jumlah tersebut berdasarkan inventarisasi dan verifikasi nama pulau serta penetapan koordinat tiap pulau dengan global positioning system.
Menurut Asep. yang juga menjadi Sekretaris Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi, jumlah 17.508 pulau itu diperoleh karena Gosong dimasukkan sebagai pulau. Padahal. Gosong hanya gundukan pasir atau terumbu karang yang muncul saat air surut dan tenggelam saat pasang naik air laut. Adapun definisi pulau oleh PBB adalah obyek yang masih tampak saat air laut pasang.
Daftar nama rupabumi (gasetir) pulau di Indonesia sejumlah 13.446 itu telah disampaikan kepada United Nations Groups of Experts on Geographical Names (UNGEGN) tahun lalu. "Bulan Agustus mendatang, tim akan kembali melaporkan kemajuan gasetir kepada UNGEGN," kata Asep menjelaskan.
Batas landas kontinen
Asep menyatakan belum banyak survei kelautan terkait dengan pemetaan batimetri dilakukan di Indonesia karena biayanya sangat besar. Padahal, survei batimetri berpeluang memperluas wilayah Indonesia, terutama di batas landas kontinen, seperti yang telah dicapai di pantai barat Aceh. Areal seluas 4.209 kilometer persegi di landas kontinen disetujui oleh PBB tahun 2010.
Saat ini, karena mahalnya survei tersebut, BIG lebih memprioritaskan kegiatannya pada pembaruan peta dasar di darat yang telah usang. Peta berskala 1 : 250.000 dan 1 : 50.000 yang dibuat pada tahun 1990 saat ini telah tergolong usang. Ketentuannya, peta harus diperbarui tiap lima tahun. Ini penting terkait dengan penggunaan peta dasar untuk penyusunan rencana pembangunan nasional dan di daerah.
Menurut Asep. yang juga menjadi Sekretaris Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi, jumlah 17.508 pulau itu diperoleh karena Gosong dimasukkan sebagai pulau. Padahal. Gosong hanya gundukan pasir atau terumbu karang yang muncul saat air surut dan tenggelam saat pasang naik air laut. Adapun definisi pulau oleh PBB adalah obyek yang masih tampak saat air laut pasang.
Daftar nama rupabumi (gasetir) pulau di Indonesia sejumlah 13.446 itu telah disampaikan kepada United Nations Groups of Experts on Geographical Names (UNGEGN) tahun lalu. "Bulan Agustus mendatang, tim akan kembali melaporkan kemajuan gasetir kepada UNGEGN," kata Asep menjelaskan.
Batas landas kontinen
Asep menyatakan belum banyak survei kelautan terkait dengan pemetaan batimetri dilakukan di Indonesia karena biayanya sangat besar. Padahal, survei batimetri berpeluang memperluas wilayah Indonesia, terutama di batas landas kontinen, seperti yang telah dicapai di pantai barat Aceh. Areal seluas 4.209 kilometer persegi di landas kontinen disetujui oleh PBB tahun 2010.
Saat ini, karena mahalnya survei tersebut, BIG lebih memprioritaskan kegiatannya pada pembaruan peta dasar di darat yang telah usang. Peta berskala 1 : 250.000 dan 1 : 50.000 yang dibuat pada tahun 1990 saat ini telah tergolong usang. Ketentuannya, peta harus diperbarui tiap lima tahun. Ini penting terkait dengan penggunaan peta dasar untuk penyusunan rencana pembangunan nasional dan di daerah.
Apakah Anda Suka? Please Share.
Youk! Baca Artikel Terkait Dibawah Ini:
Tahukah Anda
- 43 Film Asing Yang Menggunakan Unsur Indonesia
- Dampak Buruk Terlalu Lama Dilayar Monitor
- Keuntungan Merokok Bagi Kesehatan?
- 6 Gangguan Mental Yang Disebabkan Internet
- Apakah hewan juga bermimpi saat tidur?
- 15 komposer terhebat sepanjang sejarah
- Fakta Tentang Mimpi Berjalan (Sleepwalking)
- Inilah Suara Tertua Terekam Di Dunia
- Inilah Bukti Wanita Susah Ditebak
- Benarkah Orang Boncel Lebih Pencemburuan?
- Inilah Goal Pertama Di Piala Dunia Perdana
- Inilah Gereja Terkecil Dunia Hanya Menampung 10 Jamaat
- Mari Kita Bedakan Antara Perasaan Suka, Cinta Dan Sayang
- Sejak Kapankah Sidik Jari Manusia Mulai Terbentuk?
- Kenapa Simbologi Bagi Yahudi Begitu Penting? (No SARA)
- Wanita Jepang Emang Jagonya Urusan S3ks?
- Gibe.... Sarung Laptop Termahal Di Dunia 100 M
- Sejarah Rupiah Menjadi Mata Uang Indonesia
- 7 Kartun Tervaforit & Terlaris di Era 80-an
- 11 Pekerjaan Yang Aneh Di Perusahaan Google
- 3 Remaja Jadi Jutawan Berkat Teknologi
- Mengenal Asal-Usul "Tomcat" Yang Fenomenal
- 15 Fakta Unik Seputar Bahasa Dunia
- 12 Lagu Anak Indonesia Yang Menyesatkan
- 8 Hewan Yang Di Anggap